Sekda Konawe Buka Pelatihan Ground Check PBI Tahap II, Perkuat Akurasi Data Penerima Jaminan Kesehatan

  • Share
Sekda Konawe Dr. Ferdinand, SP, MH (tengah) saat membuka kegiatan. Foto: PPID Kominfo

Make Image responsive
Make Image responsive

Sekda Konawe Buka Pelatihan Ground Check PBI Tahap II, Perkuat Akurasi Data Penerima Jaminan Kesehatan

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, SP., MH, secara resmi membuka kegiatan pelatihan lapangan ground check Penerima Bantuan Iuran (PBI) Tahap II.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas data sosial masyarakat serta memvalidasi penerima bantuan jaminan kesehatan.

Pelatihan tersebut berlangsung di Aula Inowa, Selasa (31/3/2026), dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Konawe, jajaran perangkat daerah terkait, serta para petugas lapangan yang akan melakukan verifikasi langsung terhadap data penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa akurasi data menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah, khususnya pada sektor pelayanan sosial dan kesehatan.

Ferdinand juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik, dinas terkait, serta tim lapangan yang terlibat dalam kegiatan ground check untuk peningkatan kualitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama dalam memverifikasi data penerima bantuan iuran (PBI) nonaktif.

“Data yang akurat sangat penting karena menjadi dasar utama dalam pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki kualitas pelayanan publik, serta memperkuat daya saing daerah,” ujar Ferdy sapaan akrab Sekda Konawe.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi yang intens antara pemerintah daerah dan BPS guna menghasilkan data sosial ekonomi yang semakin berkualitas. Dengan data yang valid, program jaminan sosial khususnya layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan dapat berjalan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

Sekda juga menjelaskan bahwa upaya perbaikan data ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan pemerintah bersama DPR dalam menjaga keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Perusda Konawe Dapat "Jatah" di Kawasan Industri Morosi

Hal tersebut mencakup pengecekan desil berdasarkan data terbaru serta penguatan tata kelola jaminan kesehatan yang terintegrasi menuju satu data nasional.

Di akhir sambutannya, ia mengingatkan bahwa iuran BPJS merupakan bentuk tanggung jawab bersama dan wujud solidaritas sosial antarwarga, di mana setiap peserta saling membantu sesuai kebutuhan layanan kesehatan.

Melalui pelatihan ini, para petugas lapangan diharapkan mampu melaksanakan proses verifikasi secara objektif, teliti, dan sesuai kondisi riil di masyarakat. Dengan demikian, hasil pendataan dapat menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran.

Jika data yang diperoleh akurat, maka program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah diyakini akan semakin efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe.

Sumber: PPID Dinas Kominfo
Editor: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share