
IBI Konawe Perkuat Sinergi Pelayanan dan Digitalisasi, Dorong Penurunan AKI dan AKB
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Konawe menggelar kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Bersama: Sinergi Pelayanan dan Digitalisasi sebagai langkah memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan mutu pelayanan kebidanan sekaligus mendorong transformasi digital di bidang kesehatan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (7/7/2026) di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Konawe. Acara dihadiri jajaran pengurus IBI, para bidan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Konawe, di antaranya Plt Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Yones, SE., MM., Plt Kepala BKPSDM Konawe, Drs. Jaswan, M.Si., dan Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Konawe, Muh. Palaiman, S.Sos., M.T.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pelayanan kesehatan serta guna mendukung aspek Legalitas dalam tata kelola organisasi dan pelayanan kebidanan.
Ketua IBI Cabang Konawe, Elis Daniar Barunawati, S.ST., M.Kes, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas organisasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di era pelayanan kesehatan modern,” ujar Elis.
Elis menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini juga dilatarbelakangi oleh masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan sektor kesehatan.

Menurutnya, diperlukan penguatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya para bidan, agar mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas, cepat, tepat, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi seluruh bidan dan para pemangku kepentingan agar pelayanan kesehatan ibu dan anak semakin optimal,” katanya.
Elis menambahkan, IBI terus mendorong seluruh anggotanya untuk beradaptasi dengan sistem pelayanan berbasis digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain membahas transformasi digital, kegiatan tersebut juga menjadi forum koordinasi antara IBI, Pemerintah Kabupaten Konawe, dan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program-program kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Melalui kegiatan ini, IBI Cabang Konawe berharap kolaborasi yang terjalin semakin memperkuat peran bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kebidanan yang profesional, berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu berkontribusi dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Konawe.
Laporan: Sukardi Muhtar






















