Banggar DPRD dan TAPD Konawe Optimistis Ekonomi Tumbuh 17,28 Persen pada 2027, Sekda: Pembahasan Sangat Berkualitas

  • Share
Suasana Pembahasan KUA-PPAS 2027 Kabupaten Konawe.

Make Image responsive

Banggar DPRD dan TAPD Konawe Optimistis Ekonomi Tumbuh 17,28 Persen pada 2027, Sekda: Pembahasan Sangat Berkualitas

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Konawe bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD Konawe, Kamis (23/7/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Konawe, H. A. Ginal Sambari, S.Sos., M.Si., sementara jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr. Ferdinand, S.P., M.H., selaku Ketua TAPD.

Salah satu poin utama yang dibahas dalam rapat tersebut ialah target pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe pada 2027 yang diproyeksikan mencapai 17,28 persen. Target itu mendapat dukungan dari Banggar DPRD Konawe yang menilai proyeksi tersebut realistis dan sejalan dengan potensi ekonomi daerah yang terus menunjukkan tren positif.

Sekda Konawe, Dr. Ferdinand, menjelaskan bahwa target tersebut disusun berdasarkan berbagai indikator makro ekonomi serta proyeksi pertumbuhan sejumlah sektor strategis yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah.

“Asumsi pertumbuhan ekonomi yang diajukan dalam KUA-PPAS 2027 sebesar 17,28 persen didasarkan pada perkembangan sejumlah sektor yang secara konsisten mencatat pertumbuhan positif dari tahun ke tahun, di antaranya sektor pertanian, pertambangan dan penggalian, industri manufaktur, serta akomodasi dan penyediaan makanan dan minuman,” ujar Ferdinand di sela-sela pembahasan.

Untuk sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Konawe akan mulai menerapkan pola tanam Indeks Pertanaman (IP) 300 pada 2027. Program tersebut memungkinkan petani melakukan penanaman dan panen padi sebanyak tiga kali dalam setahun.

Menurut Ferdinand, penerapan IP 300 diharapkan mampu meningkatkan produktivitas Konawe sebagai salah satu lumbung pangan nasional melalui optimalisasi jaringan irigasi teknis serta pemanfaatan infrastruktur bendungan yang telah tersedia.

Baca Juga:  Percepat Penanganan Covid-19, Personel Polres Konawe "Masuk Desa"

“Sistem ini digalakkan untuk mendongkrak produktivitas lumbung pangan daerah melalui optimalisasi irigasi teknis dan dukungan infrastruktur bendungan di wilayah Kabupaten Konawe,” jelasnya.

Sebagai Ketua TAPD, Ferdinand juga mengapresiasi jalannya pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, diskusi antara Banggar DPRD dan TAPD berlangsung konstruktif karena lebih menitikberatkan pada pencapaian indikator makro ekonomi dan sosial yang akan menjadi tolok ukur pembangunan daerah.

“Pembahasan kali ini sangat berkualitas karena anggota Banggar fokus memastikan target indikator makro ekonomi dan sosial yang harus dicapai, di antaranya pertumbuhan ekonomi, pendapatan per kapita, gini ratio, inflasi, angka kemiskinan, hingga tingkat pengangguran,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Konawe, H. A. Ginal Sambari, menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 17,28 persen masih berada dalam kategori rasional dan layak dicapai.

Menurut Ginal, optimisme tersebut didasarkan pada capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe sepanjang 2026 yang telah menyentuh kisaran 15 persen. Dengan penguatan berbagai sektor unggulan, target tersebut diyakini dapat terealisasi.

“Sektor industri manufaktur, pertambangan dan penggalian, konsumsi rumah tangga khususnya usaha kuliner, serta sektor pertanian akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi Konawe pada tahun mendatang,” ujarnya.

Pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepakatan bersama antara DPRD Konawe dan Pemerintah Kabupaten Konawe.

Sebelumnya, dokumen KUA-PPAS 2027 telah diserahkan secara resmi oleh pihak eksekutif kepada DPRD dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (20/7/2026).

Agenda rapat meliputi penyerahan dokumen KUA-PPAS, penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi, serta jawaban pemerintah daerah atas pandangan tersebut sebagai tahapan awal penyusunan APBD Kabupaten Konawe Tahun Anggaran 2027.

Laporan: Kardi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share