
Panen Perdana Program Mandiri Pangan ANTAM UBPN Konawe Utara Berhasil, Warga Desa Mowundo Mulai Rasakan Manfaat
SUARASULTRA.COM | KONUT – PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Panen Perdana Program Mandiri Pangan di Desa Mowundo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara.
Panen perdana ini menjadi tonggak awal keberhasilan program pemberdayaan yang diawali dengan pelatihan pertanian, pendampingan intensif, hingga menghasilkan panen pertama berupa sayuran kangkung dan sawi hanya sekitar empat pekan setelah pelatihan.
Program Mandiri Pangan merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan PT ANTAM UBPN Konawe Utara di wilayah binaannya. Melalui program tersebut, perusahaan berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi rumah tangga.
Sebelum memasuki tahap budidaya, para peserta mengikuti pelatihan pertanian selama tiga hari, yakni pada 23–25 Juni 2026. Materi yang diberikan meliputi teknik budidaya sayuran, pengelolaan media tanam, pemeliharaan tanaman, hingga praktik langsung di lapangan.

Setelah pelatihan, peserta tetap mendapatkan pendampingan intensif dari tim program untuk memastikan seluruh tahapan budidaya berjalan optimal.
Empat minggu pascapelatihan, tanaman mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. PT ANTAM UBPN Konawe Utara bersama Pemerintah Desa Mowundo dan tim pendamping kemudian melaksanakan monitoring sekaligus panen perdana di sejumlah pekarangan milik peserta.
Panen dilakukan secara bertahap karena waktu tanam dan pertumbuhan setiap komoditas berbeda, sehingga belum seluruh peserta memasuki masa panen.
Kegiatan tersebut dihadiri CSR & ER Sub Division Head PT ANTAM UBPN Konawe Utara, Fredy Utama, Community Development Work Unit Head Andi Aswar, serta External Relation Specialist Serly Mangantibe.
Turut hadir Ibu Desa Mowundo, Naniyatin, S.Pd., bersama pendamping Program Mandiri Pangan, Saddam dan Irfan, yang selama ini aktif mendampingi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Fredy Utama mengatakan panen perdana ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan budidaya sayuran, tetapi juga menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan.
“Kami berharap Program Mandiri Pangan ini terus berkembang menjadi konsep integrated farming, sehingga masyarakat tidak hanya mampu memproduksi sayuran untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat mengintegrasikan berbagai sektor pertanian yang saling mendukung. Dengan demikian, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri, meningkatkan ketahanan pangan keluarga, sekaligus memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Fredy.
Menurutnya, Program Mandiri Pangan tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
Melalui pendampingan berkelanjutan, masyarakat diharapkan mampu membangun kebiasaan bercocok tanam secara mandiri, meningkatkan keterampilan budidaya, serta mengembangkan sistem pertanian rumah tangga yang produktif dan berkelanjutan.
Keberhasilan program hingga memasuki tahap panen perdana tidak lepas dari kolaborasi antara PT ANTAM UBPN Konawe Utara, Pemerintah Desa Mowundo, tim pendamping, dan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat agar manfaat program semakin luas dan menjadi contoh pengembangan ketahanan pangan berbasis masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ke depan, PT ANTAM UBPN Konawe Utara berkomitmen melanjutkan pendampingan kepada peserta melalui peningkatan kapasitas, monitoring berkala, serta pengembangan konsep integrated farming.
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan berharap masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, memperoleh hasil panen yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Laporan: Redaksi






















