WNA Asal China Resmi Memeluk Islam di Wawotobi, Kini Bernama Muhammad Lin

  • Share
Proses Mualaf Lin Chenggang yang kini resmi bernama Muhammad Lin

Make Image responsive

WNA Asal China Resmi Memeluk Islam di Wawotobi, Kini Bernama Muhammad Lin

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Kabar bahagia datang dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Seorang warga negara asing (WNA) asal Guizhou, China, bernama Lin Chenggang, resmi memeluk agama Islam setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat pada Senin (26/10/2026).

Lin Chenggang yang sebelumnya menganut agama Konghucu, kini telah menjadi seorang muslim dan menggunakan nama Muhammad Lin. Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat tersebut berlangsung dengan disaksikan pemerintah setempat, pihak kepolisian, serta keluarga.

Penyuluh Agama KUA Kecamatan Wawotobi, Jumasran, S.Pd.I., mengatakan bahwa prosesi pengislaman Lin Chenggang dilakukan setelah yang bersangkutan mengucapkan dua kalimat syahadat beserta artinya.

Hal itu disampaikan Jumasran saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (26/10/2026). Ia menjelaskan, Lin Chenggang berasal dari Guizhou, China, dan saat ini berdomisili di Kabupaten Morowali.

“Namanya Lin Chenggang, asal Guizhou, China. Alamatnya di Kabupaten Morowali. Agama sebelumnya Konghucu, sekarang sudah resmi memeluk agama Islam,” kata Jumasran.

Menurutnya, keputusan Lin Chenggang untuk memeluk Islam merupakan keinginan pribadi yang dilakukan secara ikhlas tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

Jumasran juga mengungkapkan bahwa salah satu alasan Lin Chenggang datang ke Kecamatan Wawotobi adalah untuk menikah dengan seorang perempuan warga setempat.

“Keinginannya sendiri, atas dasar keikhlasan tanpa paksaan. Yang bersangkutan juga berencana menikah dengan warga Kecamatan Wawotobi,” ungkapnya.

Setelah resmi memeluk Islam, Muhammad Lin diharapkan dapat terus memperdalam pengetahuan agama dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala KUA Kecamatan Wawotobi, Muhammad Arsyad, S.Ag., M.H., melalui Jumasran, juga berpesan agar Muhammad Lin senantiasa belajar agama, menjalankan syariat Islam, serta menjaga hubungan baik dengan keluarga.

Baca Juga:  IPPKH Dicabut, PT GKP Tetap Lanjutkan Aktivitas Penambangan Nikel di Kawasan Hutan Wawonii

Ia menekankan pentingnya tetap menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua meskipun terdapat perbedaan keyakinan.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan bagi mualaf agar dapat menjalani kehidupan beragama dengan baik, tanpa melupakan nilai-nilai kekeluargaan dan sikap saling menghormati.

Laporan: Kardi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share