
PDI Perjuangan Konawe Bangun Dua Titik Teba, Dorong Gerakan Peduli Lingkungan
SUARASULTRA.COM | KONAWE –
Komitmen menjaga kelestarian lingkungan diwujudkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Konawe melalui Program Gerakan Merawat Pertiwi. Salah satu aksi nyata dalam program tersebut adalah menggelar Pekan Peduli Sampah dengan membangun dua titik Teba sebagai sarana pengolahan sampah organik.
Teba merupakan metode pengelolaan sampah organik yang berfungsi sebagai komposter alami. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah sisa makanan, daun kering, dan sampah organik lainnya menjadi pupuk kompos melalui proses penguraian alami dalam kurun waktu 1–2 tahun.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan kepada seluruh jajaran partai di daerah agar berperan aktif menjaga kelestarian alam, terutama melalui gerakan pengurangan dan pengelolaan sampah.
Di Kabupaten Konawe, pembangunan dua titik Teba dipusatkan di Kelurahan Ambekairi dan Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha.
Melalui kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Konawe berupaya menerjemahkan instruksi partai menjadi aksi konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Konawe, Rusdianto, S.E., M.M., mengatakan Pekan Peduli Sampah merupakan bentuk kepatuhan terhadap arahan DPP sekaligus wujud kepedulian partai terhadap persoalan lingkungan.
Menurut Rusdianto, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tidak cukup hanya melalui imbauan. Diperlukan langkah nyata dan keterlibatan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.
“Program Gerakan Merawat Pertiwi ini merupakan tindak lanjut dari arahan DPP PDI Perjuangan. Kami di tingkat cabang berupaya menerjemahkan arahan tersebut melalui kegiatan nyata, salah satunya dengan melaksanakan Pekan Peduli Sampah dan membangun dua titik Teba di Kabupaten Konawe,” ujar Rusdianto.
Dia menjelaskan, penetapan Kelurahan Ambekairi dan Kelurahan Tuoy sebagai lokasi pembangunan Teba merupakan bagian dari upaya memperluas gerakan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.
Rusdianto berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal sehingga mampu mendorong masyarakat membiasakan diri memilah serta mengolah sampah, khususnya sampah organik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan mengelola sampah dari lingkungan masing-masing. Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kesadaran dan keterlibatan semua pihak,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Konawe yang juga Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa Gerakan Merawat Pertiwi tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial untuk memenuhi instruksi organisasi.
Menurutnya, gerakan tersebut harus diwujudkan sebagai komitmen berkelanjutan dalam menjaga kelestarian alam, menciptakan lingkungan bersih, serta membangun kawasan permukiman yang sehat dan nyaman.
I Made Asmaya juga menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan lingkungan. Karena itu, kepedulian terhadap persoalan sampah perlu dibangun melalui edukasi, pembiasaan, dan aksi nyata, mulai dari tingkat kelurahan hingga lingkungan tempat tinggal.
Melalui pembangunan dua titik Teba tersebut, DPC PDI Perjuangan Konawe bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Konawe berharap Pekan Peduli Sampah dapat menjadi contoh sekaligus mendorong masyarakat lebih bijak mengelola sampah dan tidak membuangnya sembarangan.
Gerakan Merawat Pertiwi juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam mengatasi persoalan lingkungan di Kabupaten Konawe, khususnya mewujudkan kawasan permukiman yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Konawe berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Dengan demikian, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya tumbuh saat kegiatan berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Gerakan Merawat Pertiwi, PDI Perjuangan Konawe menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, dilakukan secara bersama-sama, dan dijaga secara berkelanjutan.
Laporan: Kardi






















