Warga Jati Bali Keluhkan Pelayanan Aparatur Desa Saat Urus KTP Penyandang Disabilitas

  • Share
Oplus_16908288

Make Image responsive
Make Image responsive

Warga Jati Bali Keluhkan Pelayanan Aparatur Desa Saat Urus KTP Penyandang Disabilitas

SUARASULTRA.COM | KONSEL – Seorang warga Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mengeluhkan sikap aparatur desa yang dinilai tidak memberikan pelayanan maksimal.

Keluhan itu disampaikan Nyoman Suyanto, setelah ibunya mengalami perlakuan kurang menyenangkan ketika mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk kakaknya yang memiliki keterbelakangan mental.

“Saat itu ibu saya mengurus KTP kakak saya yang memiliki kebutuhan khusus. Karena kondisi kakak saya tidak memungkinkan, ibu saya yang mengurus langsung. Bukannya mendapat pelayanan, malah mendapat umpatan dari salah satu oknum aparatur desa,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Ia menambahkan, bukannya memfasilitasi atau memberikan solusi, oknum aparatur desa justru menyarankan hal yang dianggap tidak masuk akal.

“Kakak saya malah disuruh minum obat penenang dulu, baru dibawa ke Disdukcapil. Kalau sampai terjadi hal yang membahayakan orang lain, apakah pemerintah desa mau bertanggung jawab?” ucapnya dengan nada kesal.

Nyoman menegaskan, semestinya pemerintah desa sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten bisa memberikan pelayanan jemput bola kepada masyarakat dengan kondisi khusus.

“Seharusnya pemerintah desa bisa memfasilitasi dan mengusulkan ke Disdukcapil agar pelayanan dilakukan di rumah, mengingat kondisi kakak saya. Jadi bukan malah mempersulit,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan sikap aparatur desa yang menurutnya abai terhadap tugas pelayanan publik. “Kami berharap ke depan tidak ada lagi masyarakat yang diperlakukan seperti ini. Pemerintah desa harus memberikan pelayanan terbaik kepada warganya,” katanya.

Menurutnya, pihak Disdukcapil Konsel sudah menyampaikan bahwa pemerintah desa memiliki kewenangan untuk mengusulkan warganya yang berkebutuhan khusus agar mendapatkan layanan langsung di rumah.

“Kalau tidak ada usulan dari desa, tentu Capil tidak tahu kondisi warga. Jadi seharusnya perangkat desa yang berperan aktif. Untungnya ada anggota DPRD Konsel dan pihak Disdukcapil yang akhirnya datang ke rumah dan memahami kondisi kakak saya. Untuk itu saya ucapkan terima kasih,” pungkasnya.

Baca Juga:  Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Puluhan Peserta Bakal Ikut Panjat Pinang di Laut

Sementara itu, Kepala Desa Jati Bali yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, panggilan telepon, maupun SMS hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan.***

Editor: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share