Wakapolri Resmikan 17 Jembatan Perintis di Sultra, “Dhira Brata” Jadi Simbol Konektivitas Desa

  • Share
Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo Tanda Tangan. Prasasti.

Make Image responsive

Wakapolri Resmikan 17 Jembatan Perintis di Sultra, “Dhira Brata” Jadi Simbol Konektivitas Desa

SUARASULTRA.COM | KOLAKA – Di tengah kunjungan kerja ke Polda Sulawesi Tenggara, Wakapolri Dedi Prasetyo meresmikan 17 jembatan perintis yang tersebar di sejumlah wilayah.

Dua di antaranya merupakan jembatan utama bertajuk “Dhira Brata” yang berada di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur.

Peresmian ini menjadi bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jembatan perintis, guna membuka akses wilayah terpencil, memperkuat konektivitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program pembangunan tersebut merupakan wujud nyata peran Polri dalam mendukung percepatan pembangunan nasional, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi maupun memiliki tingkat kerawanan tertentu.

Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu menjadi penghubung vital antarwilayah yang selama ini terisolasi.

Secara keseluruhan, jembatan-jembatan yang dibangun diproyeksikan melayani lebih dari 1.200 kepala keluarga (KK) atau ribuan jiwa, serta menghubungkan sedikitnya sembilan desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.

Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat setempat dengan mengedepankan semangat gotong royong.

Selain itu, dukungan tenaga ahli konstruksi profesional turut dilibatkan guna memastikan standar keamanan dan keberlanjutan infrastruktur.

“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Wakapolri.

Spesifikasi Jembatan “Dhira Brata”

1. Dhira Brata 1

Berlokasi di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka, jembatan ini merupakan jembatan gantung asimetris dengan panjang bentang utama 30 meter dan lebar 1,2 meter. Jembatan ini memiliki kapasitas beban hingga 1,5 ton dan diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, serta sepeda motor.

Baca Juga:  Pemda Konut Mulai Tangani Abrasi Pantai di Desa Pekaroa

2. Dhira Brata 2

Terletak di Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur, jembatan ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 3 meter, dengan tinggi sekitar 3 meter dari permukaan air. Jembatan ini melayani sekitar 120 KK di Desa Silui serta menghubungkan desa tersebut dengan Desa Konawendepiha dan delapan desa lainnya dengan total sekitar 1.100 KK.

Jembatan Perintis

Sebaran Pembangunan Jembatan Lainnya

Selain dua jembatan utama tersebut, terdapat 15 titik pembangunan dan perbaikan jembatan lain yang tersebar di berbagai wilayah, di antaranya:

Polres Konawe Selatan: Desa Amohola, Kecamatan Moramo

Polres Buton Utara: Desa Kotawo dan Desa Marga Karya, Kecamatan Kulisusu Barat

Polres Bombana: Desa Tampabulu, Kecamatan Poleang Utara

Polres Konawe Utara: (kosong)

Polres Kolaka Utara: Kecamatan Tiwu

Polres Muna: Desa Kusambi (Muna Barat) dan Desa Bone-Bone (Muna)

Polres Kolaka Timur: Desa Woikondo, Kecamatan Loea

Polres Konawe: Desa Lambukoni, Kecamatan Wonggeduku

Polres Buton Tengah: Desa Gundu, Kecamatan Mawasangka Tengah

Polres Buton: Desa Sumber Sari dan Desa Bonelalo, Kecamatan Lasalimu

Wakapolri menegaskan, pembangunan jembatan perintis ini selaras dengan visi pemerintah dalam membangun infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia yang beragam.

“Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Karena itu, infrastruktur yang dibangun harus tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” tegasnya.

Peresmian 17 jembatan perintis di Sulawesi Tenggara, termasuk dua jembatan “Dhira Brata”, menjadi bukti komitmen Polri dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, membuka keterisolasian wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Laporan: Ardi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share