Enam Siswi SMA Negeri 4 Kendari Tampil di Tarian Kolosal Istana Negara, Bawa Nama Sultra ke Panggung Nasional

  • Share

Make Image responsive

Enam Siswi SMA Negeri 4 Kendari Tampil di Tarian Kolosal Istana Negara, Bawa Nama Sultra ke Panggung Nasional

SUARASULTRA.COM | JAKARTA – Sebanyak enam siswi SMA Negeri 4 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendapat kesempatan tampil dalam Tarian Kolosal di Istana Negara Republik Indonesia sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Keenam siswi tersebut yakni Alizah Al Rabilla, Mutya Naora Janiqa, Alisyah Arafat, Dea Putri Anjani Lambe, Waode Afla Aqila Chrisna, dan Alysha Artanti Putriwati Djafar.

Kehadiran keenam pelajar tersebut di panggung nasional menjadi kebanggaan tersendiri. Mereka tidak hanya menunjukkan bakat seni, tetapi juga turut membawa nama Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara dalam perayaan kemerdekaan di tingkat nasional.

Keenam siswi SMA Negeri 4 Kendari itu tergabung bersama 14 remaja putri lainnya asal Kota Kendari, sehingga total terdapat 20 penari yang mengikuti Tarian Kolosal di Istana Negara.

Keberangkatan rombongan tersebut dilakukan secara mandiri dengan biaya pribadi. Menurut keterangan salah satu orang tua penari, Jafrun, S.H., keberangkatan para remaja putri tersebut merupakan inisiatif sendiri tanpa dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Meski harus menanggung kebutuhan secara mandiri, semangat untuk mengembangkan seni dan budaya serta keinginan berkontribusi dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi motivasi bagi para penari untuk tetap berangkat ke Jakarta.

“Mereka berangkat atas kemauan sendiri dan membiayai diri mereka sendiri selama berada di Jakarta. Mereka membawa nama Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara,” kata Jafrun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ke-20 remaja putri tersebut merupakan anggota salah satu sanggar tari asal Kota Kendari. Mereka kemudian mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam Tarian Kolosal yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara.

Baca Juga:  Inilah Prosedur Penerimaan Tamu Delegasi Masyarakat Yang Berkunjung ke DPRD Konawe

Jafrun menilai kesempatan tampil di Istana Negara merupakan pengalaman berharga sekaligus sebuah kebanggaan bagi para penari. Menurutnya, penampilan tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Sulawesi Tenggara memiliki kemampuan untuk tampil dan berprestasi di panggung nasional.

Karena itu, Jafrun berharap Pemerintah Kota Kendari maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan perhatian dan apresiasi kepada para remaja putri tersebut.

“Saya selaku orang tua penari berharap ada kepedulian dari Wali Kota Kendari dan Gubernur Sultra untuk menyambut kepulangan para remaja putri Sultra. Mereka telah memberikan tenaga dan kemampuan untuk mengharumkan nama daerah,” pintanya.

Menurut Jafrun, bentuk perhatian pemerintah tidak hanya menjadi penghargaan bagi para penari, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Sulawesi Tenggara untuk terus mengembangkan bakat serta melestarikan seni dan budaya daerah.

Jafrun juga mengungkapkan bahwa pihak pengelola sanggar tari sebelumnya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terkait keberangkatan para penari. Namun, berdasarkan hasil koordinasi tersebut, belum tersedia anggaran untuk mendukung keberangkatan rombongan karena pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para penari untuk memenuhi undangan tampil di panggung nasional.

Ke-20 remaja putri tersebut dijadwalkan kembali ke Kota Kendari pada Rabu, 19 Agustus 2026, setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan Tarian Kolosal di Istana Negara.

Daftar 20 Remaja Putri Asal Kota Kendari

Alizah Al Rabilla

Madinah Fahkrini Bahtiar

Asyifa Nur Aisyah

Alisyah Arafat

Aura Salsabila Budiana

Dea Putri Anjani Lambe

Earlyta Arsyfa Wardhana Putri

Waode Afla Aqila Chrisna

Izzah Faranida El Haq

Jehan Nabilla

Layla Rachyan Puteri

Syaikah Nur Sakhi Ahmad

Mutya Naora Janiqa

Sofiyana Adilla Puteri

Baca Juga:  DPP PKB Resmi Mengeluarkan SK PAW Wakil Ketua DPRD Konkep

Felya Nurul Syafira D

Zayyanah Dzatil Izzah

Mutia Kamila Thahir

Alysha Artanti Putriwati Djafar

Sifa Reski Cahyati

Dwi Asri Viana

Keikutsertaan enam siswi SMA Negeri 4 Kendari bersama 14 penari lainnya dalam Tarian Kolosal di Istana Negara diharapkan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Penampilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk mengembangkan bakat dan mengharumkan nama Sultra melalui seni dan budaya.

Dukungan serta apresiasi dari pemerintah daerah, termasuk Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka (ASR), diharapkan dapat menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi para penari untuk terus berkarya dan membawa nama Sulawesi Tenggara ke tingkat nasional.

Liputan: Tim Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share