Legislator Konawe Kristian Tandabioh Salurkan Santunan bagi Korban Kebakaran di Tongauna Utara

  • Share
Kristian Tandabioh, SH, M.AP saat memberikan bantuan sembako kepada korban bencana kebakaran di Desa Olua'ao Kecamatan Tongauna Utara.

Make Image responsive
Make Image responsive

Legislator Konawe Kristian Tandabioh Salurkan Santunan bagi Korban Kebakaran di Tongauna Utara

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Anggota DPRD Kabupaten Konawe, Kristian Tandabioh, SH., M.AP., menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan santunan kepada korban musibah kebakaran di Desa Olua’ao, Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen wakil rakyat dalam menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan, sekaligus bentuk nyata kehadiran legislatif di tengah warga yang tertimpa bencana.

Kristian Tandabioh menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban korban, khususnya dalam memenuhi kebutuhan mendesak pascakejadian.

Kristian Tandabioh, SH, M.AP saat meninjau langsung lokasi kebakaran.

“Musibah ini adalah duka bersama. Kehadiran kami sebagai representasi masyarakat di DPRD merupakan bentuk empati dan dukungan moral agar korban tetap kuat dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan ini,” ungkapnya, Rabu (15/4/2026).

Selain memberikan santunan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Konawe tersebut juga mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkait agar segera mengambil langkah cepat dan terukur dalam penanganan dampak kebakaran.

Ia menekankan pentingnya respons cepat dari pemerintah guna memastikan korban memperoleh bantuan yang memadai serta dapat segera kembali menjalani kehidupan secara layak.

Kristian Tandabioh, SH, M.AP memberikan santunan berupa uang tunai kepada korban bencana kebakaran.

“Koordinasi lintas sektor perlu dioptimalkan agar penanganan bencana seperti ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Diketahui, peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu (14/4/2026) sekitar pukul 15.00 WITA yang menghanguskan rumah milik warga bernama Ngadirin. Saat kejadian, pemilik rumah tengah melaksanakan salat Asar di masjid.

Tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian materiil yang dialami korban cukup signifikan.

Kristian Tandabioh, SH, M.AP berbincang dengan korban.

Peristiwa ini menjadi perhatian bersama akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.

Pemeriksaan berkala serta penggunaan instalasi sesuai standar diharapkan dapat meminimalisir risiko kejadian serupa di masa mendatang.

Baca Juga:  Diduga Arus Pendek Listrik, Sejumlah Rumah di Kendari Terbakar

Editor: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share