
Pemda Konawe dan Kemendikdasmen Bahas Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe siap mendukung penuh program strategis nasional di bidang pendidikan melalui rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Komitmen tersebut disampaikan langsung saat Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., menerima kunjungan perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI Sulawesi Tenggara, Junaidin Pagala, ST., MT., di Kantor Bupati Konawe, Rabu (2/9/2026).
Dalam pertemuannya yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd., Bupati Konawe menyampaikan apresiasi tinggi atas kepercayaan pemerintah pusat memilih Konawe sebagai lokasi proyek SNT.
Kepala Dinas Dikbud Konawe, Ahmad Djauhari, menjelaskan bahwa hadirnya SNT menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses serta meningkatkan pemerataan layanan pendidikan berkualitas bagi generasi muda di Konawe.
“Alhamdulillah, tadi kami mendampingi Bapak Bupati Konawe menerima kunjungan perwakilan Kemendikdasmen. Pemkab Konawe menyambut baik dan siap memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ini,” ujar Ahmad Djauhari.
Terkait lokasi, kawasan SPP Wawotobi diproyeksikan menjadi tapak pembangunan SNT. Proyek ini diperkirakan membutuhkan lahan seluas 15 hingga 20 hektare dari total 50 hektare luas kawasan SPP Wawotobi saat ini.
Namun, karena area tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemkab Konawe akan segera menindaklanjutinya melalui koordinasi lintas pemerintah.
“Pak Bupati akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Bapak Gubernur. Kawasan SPP luasnya sekitar 50 hektare, dan mudah-mudahan Bapak Gubernur bisa menyetujui pengalihan hibah aset sekitar 20 hektare untuk pembangunan SNT di Konawe,” tambahnya.
Ahmad menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan saat ini masih berada pada tahapan konsultasi awal dan pematangan koordinasi. Pemkab Konawe berkomitmen mengawal setiap prosesnya agar dapat terealisasi demi kemajuan iklim pendidikan daerah.
“Masih tahap konsultasi. Mohon doanya supaya semua berjalan lancar. Kami akan berupaya memberikan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan dan masa depan anak-anak kita,” tutupnya.
Laporan: Kardi






















