Puluhan Siswa MTs dan MA Al Askar Kendari Diduga Keracunan Usai Santap MBG

  • Share
Ketgam: Sejumlah siswa MTs dan MA Al Askar Kendari menjalani perawatan setelah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan program MBG dari SPPG Watubangga, Jumat (18/9/2026).

Make Image responsive

Puluhan Siswa MTs dan MA Al Askar Kendari Diduga Keracunan Usai Santap MBG

SUARASULTRA.COM | KENDARI – Sebanyak 58 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Al Askar Kendari mengalami keluhan pusing dan mual setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (18/9/2026).

Data sementara hingga pukul 21.17 WITA, puluhan pelajar tersebut telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Lepo-lepo, Kota Kendari.

Para siswa diduga mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi paket makanan MBG yang didistribusikan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Watubangga, Kota Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menelusuri penyebab kejadian tersebut.

Selain itu, penyidik juga mengambil sampel makanan yang dikonsumsi para siswa untuk diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor).

“Kami sudah melaksanakan olah TKP dan mengambil sampel makanan untuk dibawa ke Labfor. Selain mengambil sampel makanan, ada pemeriksaan terhadap pihak sekolah dan SPPG Watubangga,” ujar Welliwanto.

Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap makanan yang dikonsumsi para siswa. Polisi juga meminta keterangan dari pihak sekolah dan pengelola SPPG Watubangga guna menelusuri proses penyediaan hingga pendistribusian paket MBG.

Dapur SPPG Watubangga diketahui berlokasi di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Berdasarkan data internal SPPG, paket makanan yang dibagikan kepada para siswa terdiri atas nasi putih, ikan tuna balado, tumis kol dan wortel, oseng tahu, serta buah kelengkeng.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan pada puluhan siswa tersebut belum diketahui.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang telah diamankan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Baca Juga:  Satu Korban Kapal Terbalik di Perairan Totobo Ditemukan Meninggal, Satu Lainnya Masih Hilang

Laporan: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share