Debat Publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Akan Digelar 5 April Mendatang

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

Ketgam: Ketua KPU Sultra Hidayatullah. Dok : Suara Sultra

SUARASULTRA.COM, KENDARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara, (Sultra) telah menetapkan Debat Publik Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Pilkada 2018 pada tanggal 5 April mendatang. Dan debat tersebut akan digelar sebanyak dua kali. Kali pertama 5 April, dan kali kedua belum ditentukan.

 

Diketahui, debat publik para calon gubernur dan wakil gubernur tersebut merupakan salah satu upaya untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi serta program kerja pasangan calon kepada masyarakat. Dengan adanya debat ini, posisi kebijakan pasangan calon akan dapat di elaborasi lebih dalam dan luas atas setiap tema yang didiskusikan.

 

Ketua KPU Prov Sultra Hidayatullah mengatakan, pelaksanaan debat publik pasangan calon Gubernur dan Wagub diselenggarakan sebanyak dua kali. Untuk debat pertama akan dilaksanakan di Hotel Clarion pada pukul 19.30 Wita dan akan disiarkan live Metro TV. Dan untuk Host sekaligus moderator debat telah diputuskan oleh KPU Sultra adalah Aviani Malik yang juga adalah Profesional Moderator dan Master Of Ceremoni Metro TV sejak tahun 2007 sampai sekarang.

 

“Dengan harapan kami terlaksananya debat publik ini dapat memberikan informasi yang komprehensif sebagai salah satu pertimbangan masyarakat Sultra dalam menentukan hak pilihnya,” urainya. Senin, (02/04).

 

Adapun materi debat pertama lanjutnya, akan mengulas 3 (tiga) tema besar dari 7 (tujuh) tema umum yang disiapkan sesuai dengan ketentuan regulasi Kampanye Pilkada.

Ketiga tema besar tersebut, yakni Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik, serta Peningkatan Kualitas Hidup.

 

“Materi dari debat tersebut kami mendapat masukan dari lima prefessor sebagai pakar dibidang masing-masing, dan kami sangat merahasiakan identitas professor-professor tersebut demi menjaga kerahasiaan pertanyaan yang akan diajukan kepada para calon gubernur dan wakil gubernur,” jelasnya.

 

Selain itu Hidayatullah mengatakan, moderator maupun Panelis dari pakar tersebut harus dapat terjamin integritas, jujur, dan tidak memihak kepada salah satu paslon. Khusus moderator ditambah satu syarat yakni Simpatik. Kemudian panelis dan moderator akan menandatangani pakta integritas berupa surat pernyataan atas sikap tersebut serta menjaga kerahasiaan materi pertanyaan.

 

“Dengan seperti itu maka pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan kepada para calon gubernur dan wakil gubernur tidak akan tidak akan bocor,” ucap pria tiga anak itu.

 

Untuk diketahui, masing-masing paslon Gubernur dan Wakil Gubernur debat publik tersebut dapat mengikutsertakan tim kampanye atau tim pendukung paling banyak 100 (seratus) orang. Untuk pendukung lainnya yang tidak dapat diakomodir dalam ruangan debat bisa menonton live dari posko masing-masing. Dan warga masyarakat bisa menonton live tersebut di rumah masing-masing.

 

Laporan : Adam

 

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

x

Check Also

Penjabat Bupati Konawe Hadiri Undangan Musrenbangnas di Jakarta Convention Center

SUARASULTRA.COM | JAKARTA – Penjabat Bupati Konawe Dr H Harmin Ramba, SE, MM menghadiri Undangan ...

error: Content is protected !!