Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok di Bulan Ramadhan,Wabup Butur Pimpin TPID Lakukan Operasi Pasar

  • Share

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

Wakil Bupati Butur Ahali, SH, MH saat meninjau secara langsung harga komoditas bahan pokok di Pasar Minaminanga Kecamatan Kulisusu, Rabu 29 Maret 2023

banner 336x280

SUARASULTRA.COM | BUTON UTARA – Dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pokok pada bulan Ramadhan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat dan sekaligus melakukan Operasi Pasar, Rabu, 29 Maret 2023 kemarin.

Rapat TPID dipimpin oleh Wakil Bupati Butur Ahali, SH, MH yang dihadiri oleh Perwira Sandi Kodim 1429 Butur Letda Dirwanto, Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan H. Tasir, Kadis Pertanian Yusuf, Kadis Koperasi Abdul Syukur, Kadis Perhubungan Tayeb.

Turut hadir pula Kepala BPS Butur, Kabulog Butur, Bidang Ketahanan Pangan dan Camat Kulisusu.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa yang memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi di Butur pada bulan Ramadan antara lain beras, telur ayam ras dan cabai rawit. Komoditas tersebut mengalami kenaikan akibat keterlambatan pasokan yang disuplai dari luar Butur.

Menyikapi kenaikan harga sekaligus mencegah lonjakan inflasi, Ahali bersama TPID Butur meninjau langsung di lapangan dengan menemui sejumlah pedagang pasar Minaminanga Kulisusu.

Dari hasil pantauan dan mendengarkan keterangan sejumlah pedagang beras dan telur ayam, Ahali bersama TPID mengajak para pedagang dan supplier (pemasok) untuk ikut menstabilkan harga.

“Seperti beras, kan sudah ada Bulog yang siap menstabilkan harga karena Bulog mengaku 15 Ton beras yang akan disediakan,” ucap Wakil Bupati.

“Jaga kestabilan harga dan jangan ada yang menimbun. Dan Bulog agar segera mengadakan berasnya untuk membantu masyarakat. Sedangkan Dinas Perindag tetap memonitor terkait kestabilan harga,” tegas Wakil Bupati.

Menurut Wabup, untuk mengendalikan harga, intervensi harus dilakukan secepatnya, baik di tingkat produsen, supplier, hingga konsumen. Dengan begitu, inflasi dapat dicegah.

Upaya lain juga dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan menggelar pasar murah sejumlah komoditas yang diselenggarakan pada Jum’at besok tanggal 31 Maret sampai dengan tanggal 2 April bertempat di lapangan Raja Jin Kulisusu

“Di tengah Ramadhan sampai memasuki lebaran Idul Fitri biasanya ada peningkatan harga. Maka saya minta Perindag segera cek, lakukan intervensi, semacam operasi, subsidi pemasoknya, dan sebagainya, agar kita bisa menstabilkan harga,” perintah Wabup Butur kepada instansi terkait.

Laporan: Anto Lakansai

Editor: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!