Pemprov Sultra dan Polda Sidak Pasar, Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil Selama Ramadhan

  • Share
Gubernur Mayjen TNI Purn Andi Sumangerukka, SE, MM bersama Kapolda Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.IK, MH saat Sidak Pusat Perbelanjaan di Kota Kendari.

Make Image responsive
Make Image responsive

Pemprov Sultra dan Polda Sidak Pasar, Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil Selama Ramadhan

SUARASULTRA.COM | KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Polda Sultra memperketat pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok dengan melakukan pemantauan langsung di sejumlah pusat perbelanjaan dan gudang logistik di Kendari, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, didampingi Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko.

Langkah ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pasokan pangan menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Sejumlah titik menjadi sasaran pengecekan, di antaranya Pasar Korem, Perum Bulog, PT WINGS, serta Hypermart The Park Kendari.

Di setiap lokasi, rombongan meninjau langsung stok barang sekaligus berdialog dengan pedagang dan pengelola guna memperoleh informasi terkini terkait harga dan distribusi bahan pokok.

Adapun komoditas yang dipantau meliputi beras, minyak goreng, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, hingga telur ayam ras.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah bahan pangan terpantau relatif stabil dan belum ditemukan lonjakan signifikan. Stok pun dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, memastikan kondisi ketersediaan dan stabilitas harga pangan berada dalam keadaan aman.

“Kami telah melakukan pemantauan bersama Kapolda Sultra. Hasilnya, seluruh komoditas terpantau aman dan stabil. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan agar kondisi ini tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan di pasaran. Ia menegaskan, kepolisian akan rutin melakukan pengawasan terhadap distributor maupun pasar tradisional dan modern.

Baca Juga:  Polisi di Konawe Masuk Sekolah, Guru BK Minta Bantuan Polsek Terdekat

“Apabila ditemukan adanya praktik penimbunan bahan pokok atau upaya sengaja memainkan harga, kami akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Laporan: Redaksi

Make Image responsive
banner 120x600
  • Share