Polres Baubau dan Insan Pers Sepakati Penyelesaian Kesalahpahaman, Pemeriksaan Oknum Polisi Tetap Berjalan

  • Share
Kapolres Baubau, AKBP Noer Alam, S.IK dan Wartawan TVOne, Jamil

Make Image responsive

Polres Baubau dan Insan Pers Sepakati Penyelesaian Kesalahpahaman, Pemeriksaan Oknum Polisi Tetap Berjalan

SUARASULTRA.COM | BAUBAU – Polres Baubau bersama insan pers di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar pertemuan dialog untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang melibatkan oknum personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Baubau dengan jurnalis TV One, Jamil, Senin (12/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres Baubau sekitar pukul 17.20 Wita tersebut menghasilkan kesepakatan penyelesaian persoalan secara kekeluargaan melalui saling memaafkan. Meski demikian, proses pemeriksaan terhadap personel yang diduga terlibat tetap menjadi perhatian dan akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertemuan itu dihadiri Kapolres Baubau AKBP Noer Alam, S.I.K., Komandan Batalyon B Sat Brimob Polda Sultra Kompol Bahtiar, S.Sos., sejumlah pejabat Polres Baubau, serta puluhan jurnalis dari berbagai media yang bertugas di Kota Baubau.

Ketua PWI Kota Baubau, Aswarlin, turut hadir bersama Jamil dari TV One dan perwakilan media lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta menjaga hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers.

Suasana Pertemuan Kapolres Baubau dengan Insan Pers

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan jurnalis menyampaikan bahwa persoalan yang terjadi tidak dimaksudkan untuk diperpanjang. Namun, insiden tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak merusak hubungan baik yang selama ini terjalin antara Polres Baubau dan insan pers.

Para jurnalis menilai komunikasi dan kemitraan dengan Polres Baubau di bawah kepemimpinan AKBP Noer Alam selama ini telah berjalan dengan baik, terbuka, dan harmonis. Karena itu, mereka berharap hubungan positif tersebut dapat terus dipertahankan meskipun sempat diwarnai persoalan.

Insan pers juga mengungkapkan bahwa kejadian yang menimpa seorang jurnalis pada 2022 hingga mengakibatkan korban mengalami cacat fisik masih menyisakan trauma dan kekhawatiran di kalangan wartawan. Pengalaman tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.

Baca Juga:  Pemda Konut Genjot Peningkatan Akses dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Atas dasar itu, para jurnalis meminta agar setiap persoalan yang melibatkan aparat kepolisian dan wartawan diselesaikan melalui komunikasi terbuka, tanpa mengabaikan proses pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Mereka juga mengapresiasi inisiatif Kapolres Baubau yang membuka ruang dialog sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga kepercayaan dan memperkuat sinergi dengan media.

Selain itu, insan pers berharap pemeriksaan terhadap oknum personel Satresnarkoba yang bersangkutan dilakukan secara transparan, objektif, dan profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

Para jurnalis turut mendorong peningkatan pemahaman personel kepolisian mengenai tugas dan fungsi wartawan dalam mencari, memperoleh, mengolah, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat. Di sisi lain, wartawan juga diharapkan senantiasa menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan mengedepankan komunikasi yang baik.

Kapolres Minta Maaf, Pemeriksaan Tetap Berjalan

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Baubau AKBP Noer Alam menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan anggotanya dengan jurnalis TV One, Jamil.

Kapolres berharap peristiwa tersebut tidak merusak hubungan kemitraan dan kerja sama yang telah dibangun antara Polres Baubau dan insan pers di Kota Baubau.

Eks Kapolres Konawe itu menegaskan, Polres Baubau berkomitmen menjaga komunikasi dan sinergi dengan para jurnalis serta menjadikan masukan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan profesionalisme personel.

Terkait dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap Jamil, Kapolres mempersilakan pihak yang bersangkutan membuat laporan resmi agar perkara tersebut dapat diproses melalui mekanisme hukum di peradilan umum.

Meski demikian, Kapolres menyatakan bahwa tanpa adanya laporan resmi sekalipun, personel Satresnarkoba yang diduga terlibat telah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Pengamanan Internal (Paminal) Polda Sultra.

Kapolres juga mengimbau seluruh personel Polres Baubau agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku saat bertugas, mengedepankan pendekatan humanis, serta menghormati tugas jurnalistik. Komunikasi dan koordinasi yang baik dengan media dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman di lapangan.

Baca Juga:  Seleksi Ketat Atlet Konawe, Dispora Targetkan Masuk 4 Besar di Porprov

Sepakat Saling Memaafkan, MOU Akan Disiapkan

Dalam hasil pertemuan tersebut, insan pers, khususnya Jamil selaku jurnalis TV One, menyepakati bahwa kesalahpahaman yang terjadi diselesaikan melalui saling memaafkan.

Kesepakatan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk memulihkan hubungan komunikasi dan memperkuat kembali kemitraan antara Polres Baubau dan jurnalis di wilayah tersebut.

Sebagai tindak lanjut, insan pers Kota Baubau juga akan menyusun Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan untuk memperkuat hubungan kemitraan, komunikasi, dan koordinasi antara wartawan dan kepolisian ke depan.

Pertemuan yang berakhir pada pukul 18.25 Wita tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

Penyelesaian secara dialogis ini diharapkan menjadi momentum bagi kedua pihak untuk terus membangun hubungan yang dilandasi sikap saling menghormati, keterbukaan, dan penghargaan terhadap tugas serta kewenangan masing-masing.

Laporan: Kardi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share