Pemda Konawe Perkuat Tata Kelola Data melalui Program Desa Cinta Statistik 2026

  • Share
Sekda Konawe, Dr. Ferdinand, SP, MH (kiri) saat menerima Buku Statistik Desa/Kelurahan dari Kepala BPS Sultra Hadi Susanto, M.A (kanan).

Make Image responsive

Pemda Konawe Perkuat Tata Kelola Data melalui Program Desa Cinta Statistik 2026

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, S.P., M.H., mewakili Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., secara resmi membuka kegiatan Ekspos Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Kelurahan Wawotobi, Kecamatan Wawotobi, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Konawe dalam memperkuat tata kelola data di tingkat desa dan kelurahan sekaligus mendukung implementasi Satu Data Indonesia.

Melalui program Desa Cantik, pemerintah mendorong tersedianya data yang akurat, valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam menyusun perencanaan serta menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara Hadi Susanto, M.A., Kepala Bappeda Kabupaten Konawe, Kepala BPS Kabupaten Konawe beserta jajaran, anggota DPRD Kabupaten Konawe, para camat, lurah, kepala desa, perangkat desa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Konawe menekankan pentingnya kompetensi, komitmen, dan konsistensi aparatur dalam mengelola data.

Menurut Ferdinand, pemerintah desa dan kelurahan perlu membangun kemandirian dalam menyediakan, mengelola, memperbarui, dan memanfaatkan data secara berkelanjutan.

Dr. Ferdinand SP, MH saat memberikan sambutan.

“Masalah utama kita adalah kompetensi. Kita harus mau belajar dan mencontoh. Yang kedua adalah komitmen. Yang ketiga adalah konsistensi,” tegas Ferdinand.

Ferdinand menjelaskan, program Desa Cantik memiliki tiga tujuan utama, yakni mendukung implementasi Satu Data Indonesia, meningkatkan peran aktif aparatur desa dan kelurahan dalam pengelolaan statistik, serta mendorong kemandirian dalam penyediaan dan pengelolaan data.

“Statistik bukan sekadar angka, tetapi cerita tentang kehidupan yang membantu kita mengambil keputusan dengan lebih bijak,” ungkapnya.

Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Buku Statistik Desa/Kelurahan, bantuan pangan, serta bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada sejumlah warga Kelurahan Wawotobi.

Baca Juga:  Premium Langka, SPBN Laimeo Diserbu Warga
Sekda Konawe saat menyerahkan bantuan kepada salah satu penerima manfaat.

Penyerahan Buku Statistik Desa/Kelurahan diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah desa dan kelurahan untuk mengenali potensi, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang terdapat di wilayah masing-masing.

Sementara itu, bantuan pangan dan RTLH menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Konawe dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hunian warga.

Bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi penerima, meringankan beban kebutuhan sehari-hari, serta meningkatkan kualitas tempat tinggal agar lebih layak, aman, dan sehat.

Sekda Konawe juga berharap seluruh perangkat desa dan kelurahan dapat memanfaatkan data secara optimal. Dengan demikian, setiap kebijakan dan program pembangunan yang dirumuskan dapat benar-benar sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Ekspos Desa/Kelurahan Cinta Statistik Tahun 2026 sekaligus menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Konawe dalam memperkuat kualitas statistik sektoral, meningkatkan kapasitas aparatur desa dan kelurahan, serta mewujudkan tata kelola data yang akurat, terpadu, mutakhir, dan berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Sumber: PPID Dinas Kominfo Konawe
Editor: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share