
Polres Buton Amankan Pria Terduga Pelaku Pencabulan, Sembilan Anak Diduga Jadi Korban
SUARASULTRA.COM | BUTON — Kepolisian Resor (Polres) Buton mengamankan seorang pria berinisial FS (32), warga Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), terkait laporan dugaan pencabulan terhadap sejumlah anak.
Kasus tersebut dilaporkan oleh orang tua salah satu korban ke Polres Buton pada Rabu (19/8/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Buton langsung melakukan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, FS bersama sejumlah korban masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian dugaan peristiwa tersebut.
“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini pelaku bersama para korban masih dalam proses pemeriksaan,” kata Sunarton.
Berdasarkan penelusuran awal kepolisian, dugaan perbuatan tersebut diduga terjadi secara berulang sejak Februari hingga Mei 2025 di Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan.
Dalam penyelidikan sementara, polisi mengidentifikasi sembilan anak yang diduga menjadi korban. Seluruhnya diketahui masih berstatus pelajar, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga kelas satu sekolah menengah pertama.
FS diduga melakukan perbuatan tersebut saat menjalankan aktivitas sebagai guru mengaji. Namun, kepolisian masih mendalami keterangan para pihak untuk memastikan kronologi, modus, serta keterkaitan FS dalam setiap dugaan kejadian.
“Untuk jumlah korban sementara berdasarkan hasil identifikasi ada sembilan orang. Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap semua pihak,” ujar Sunarton.
Kasus tersebut terungkap setelah sejumlah anak menceritakan pengalaman yang mereka alami kepada orang tua masing-masing. Informasi itu kemudian disampaikan kepada pihak kepolisian hingga akhirnya dibuat laporan resmi.
Setelah menerima laporan, personel Unit PPA dan URC Satreskrim Polres Buton bergerak menuju Polsek Ambuau untuk mengamankan FS. Dalam proses pengamanan, sejumlah warga sempat mendatangi lokasi.
Petugas kemudian mengendalikan situasi dan membawa FS ke Polres Buton untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, para korban tetap berada dalam pendampingan orang tua masing-masing serta mendapat penanganan dari Unit PPA Satreskrim Polres Buton.
Polisi masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut guna memastikan seluruh rangkaian kejadian dan mengungkap fakta-fakta hukum berdasarkan hasil pemeriksaan serta alat bukti yang diperoleh.
Laporan: Redaksi






















